Cari Blog Ini

Sabtu, 24 Maret 2012


Film The Raid diputar perdana di bioskop Indonesia Jumat, kemarin. Film yang dibintangi Iko Uwais itupun langsung mendapat antusias yang besar dari para penonton bioskop.

"Pengunjungnya cukup bagus, bahkan sebelum tayang juga sudah banyak yang menanyakan," kata Winarno, manajer bioskop 21 Blok M Square, Jakarta Selatan, saat ditemui  Jumat 23 Maret.

Menurut Winarno, penonton film film action garapan Gareth Evans itu beragam dan berbagai kalangan. Mereka yang menonton film The Raid tentu memanfaatkan waktu libur panjang saat ini.

"Iya penontonnya banyak dari beberapa kalangan. Untuk jumlahnya saya belum bisa kasih tahu, tapi sebelum tayang sejak kemarin juga sudah ada yang mem-boking tiketnya," tandasnya.

Pemandangan yang sama juga terlihat di Makassar. Film The Raid yang tayang di XXI Mal Panakkukang dan XXI Mal Ratu Indah mendapat aprsesiasi yang positif. "Sudah lama dengar tentang film ini makanya sudah tak sabar untuk menontonnya," ujar Wina, mahasiswa Unhas yang ditemui di XXI Mal Panakkukang.

Selain diputar di Indonesia, film The Raid juga diputar serentak di beberapa Negara seperti Amerika. Ini merupakan pertama kalinya film Indonesia ditayangkan serentak di Indonesia dan Hollywood.

Sebelum tayang di bioskop Indonesia, The Raid sudah menggondol sejumlah penghargaan. Diantaranya adalah meraih penghargaan di ajang Midnight Madness Toronto International Film Festival 2011 pada September 2011 lalu.  Kemudian meraih penghargaan di The Cadilac People’s Choice yang berlangsung 8-18 September 2011.

Tak cukup sampai di situ, The Raid lalu dinobatkan sebagai film terbaik di ajang bergengsi Dublin Film Critics, di Dublin, Irlandia. Tak hanya itu saja, The Raid juga mendapatkan standing ovation dari penonton di ajang  Dr. FrightFest di Skotlandia.

Selain di Indonesia, film ini juga diputar di New York, Los Angeles, Chicago, San Fransisco, Washington DC, dan ke kota-kota lain di Amerika Serikat dalam minggu kedua penayangannya. Selain itu akan serentak diputar di Australia, Kanada, Prancis, dan Jerman.

Film action yang diproduseri Ario Sugantoro dan disutradari oleh pria asal Wales, Gareth Evans ini adalah film asli Indonesia. Film yang dibintangi Iko Uwais, Ray Sahetapy, Joe Taslim, Donny Alamsyah, dan Yayan Ruhian ini menonjolkan seni bela diri tradisional Indonesia, silat.

Karena sederet prestasi itu, tak heran jika distributor film kelas dunia Sony Pictures Worldwide Acquisition telah mendapat hak pendistribusian film ini di Amerika Serikat. Ini juga akan menjadi sejarah pertama film Indonesia diputar serentak di Hollywood.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar